Minggu, 15 Agustus 2010

Frestyle Soccer

Perkembangan gaya bermain sepakbola memang berubah sangat progresif dari masa ke masa. Mulai dari gaya bermain suatu tim yang kuno seperti kick and rush-nya Inggris atau pertahanan Grendel ala Italia, ke gaya yang lebih modern yang mengutamakan penguasaan bola atau ball posession. Saat ini bahkan sepak bola bermetamorfosis lagi, menjadi suatu permainan yang atraktif dengan beberapa trik dalam permainannya.
Tehnik mengolah bola juga berubah seiring berjalannya waktu. Cara passing, drible, shooting, dan lain sebaginya, berkembang dari tehnik standar ke tehnik baru. Tehnik dribling baru seperti ”roulette de Zidane” alias gerakan memutarnya zidane ketika dia sedang membawa bola merupakan contoh kreasi baru dalam tehnik sepakbola yang membuat sepakbola semakin indah dan memukau.
Perkembangan tehnik dari masa ke masa ini melahirkan keinginan para pemain bola untuk berkreasi melahirkan sesuatu yang baru di dalam sepakbola. mereka ingin menciptakan keindahan yang lebih besar dalam sepakbola. Mungkin terinspirasi dari permainan indah para pemain Brazil, beberapa pemain sepak bola baik yang amatir dan professional melakukan percobaan demi percobaan menciptakan gerakan dan tehnik baru. Dari percobaan-percobaan ini muncullah sebuah gebrakan baru dari olah raga sepakbola, yaitu freestyle soccer.
Freestyle soccer adalah sejenis gabungan antara olah raga sepak bola dan keindahan. Keindahan disini tercipta ketika gerakan sepak bola yang sudah divariasikan bertemu dengan gerakan-gerakan lainya seperti gerakan breakdance, akrobat, dll. Dalam freestyle soccer tidakada lagi aturan-aturan dan tehnik standar permainan sepak bola yang dipraktekan.
Tidak seperti ‘sepak bola biasa’ yang harus dimainkan oleh satu tim berjumlah 11 orang, freestyle soccer bisa dimainkan dengan jumlah pemain yang lebih flexibel, bahkan boleh dimainkan oleh satu orang saja. Seorang freestyler (panggilan untuk pemain freestyle soccer) biasanya mengolah si kulit bundar dengan menggunakan kaki, kepala, punggung, dan bagian tubuh lainya. Freestyler akan menggunakan bagian tubuhnya untuk menciptakan suatu trik yang unik dan dapat membuat tiap mata yang menyaksikannya terkagum-kagum. tapi hal ini juga bukan berarti freestyle soccer hanya bersifat permainan individu. Freestyle soccer tentu saja bisa dipraktekkan face to face di dalam sebuah pertandingan.

Kapan Freestyle soccer diciptakan?
Sebenarnya tidak ada satu pihakpun yang pernah mengklaim dirinya pernah menciptakan freestyle soccer. Freestyle soccer mulai berkembang di pertengahan 90’an dan populer di periode selanjutnya. Awalnya permainan sepak bola indah yang diperlihatkan Pele dan Maradona menjadi dasar inspirasi freestyle soccer. Perkembangan freestyle soccer juga tidak bisa dipungkiri lahir dan terinspirasi dari freestyle basketball yang sudah ada. Inovasi dalam olah raganya si Michael Jordan itu lahir lebih awal dari freestyle soccer dan mempengaruhi para pemain bola dan soccer freestyler untuk mengembangkan tehnik-tehnik baru dalam sepakbola.
Iklan perusahaan apparel seperti nike dan adidas di akhir tahun 1990-an dan awal periode 2000-an yang berisi pendramatisan cara bermain sepak bola oleh bintang-bintang sepakbola ternama juga menjadi faktor perangsang lahirnya freestyle soccer. Tengok saja iklan-iklan Nike yang bertema ”joga bonito” pada periode Piala Dunia 2006. Dalam kampanye tersebut nike memperlihatkan bahwa saat ini sepakbola sudah menjadi lebih berwarna dengan cara bermain yang indah.
Belum lagi muncul atlet-atlet yang konsentrasi di cabang freestyle soccer, seperti Nam the Man, Pale, Abbas farid,  . Orang-orang ini muncul dan terkenal sebagai masternya freestyle soccer karena skill mereka mengolah bola dengan trik memang luar biasa. Mereka berdua sering tampil ’gila’ di depan para penonton di eksibisi maupun pertandingan freestyle soccer.
Sejak saat itu, para penggila freestyle soccer di seluruh dunia mulai membentuk komunitas Freestyle soccer dan mulai berkembang di wilayah Eropa dan Amerika Selatan melalui jaringan internet. Video amatir freestyle soccer mulai memenuhi ruang cyber dan banyak orang yang tertarik bertukar atau mengunduhnya. Lambat laun komunitas Freestyle soccer menjamur ke seluruh dunia, tak terkecuali Asia khususnya Indonesia. Sekarang yang menjadi daerah pusat komunitas freestyle soccer adalah negara Belanda dan Brazil.

Bagaimana trik freestyle soccer dimainkan?
Dalam ‘one man show’ seorang freestyler akan memainkan beberapa trik. Trik dalam freestyle soccer pada dasarnya dibagi menjadi 3 jenis:
  1. Juggling = memantulkan bola menggunakan kaki atau kepala berulang kali.
Salah satu trik dalam juggling yang terkenal dinamakan “around the world” (ATW). Around the world adalah tehnik memutarkan kaki melingkar mengitari bola ketika bola terpantul di udara. Untuk lebih jelasnya liat aja gambar di samping ini.




Sebenarnya masih banyak lagi trik-trik lain seperti pancake dan hop around the world, tapi mungkin akan dibahas di posting selanjutnya.
2) Controlling = Mengontrol bola agar tetap menempel di kepala, kaki, punggung.
  Ini adalah teknik mengontrol bola dengan kepala dan punggung.



Coba tanya saja kepada Nam the Man bagaimana melakukan controlling bola. Pria berdarah Vietnam ini memang gila dalam mengontrol bola, sehingga dijuluki “The magnetic”. Dia bisa menempelkan bola ke seluruh bagian tubuhnya sambil salto, berakrobat, dan gerakan lain yang dianggap mustahil.




3) Dribbling = membawa bola menggunakan kaki untuk menipu lawan.
Khusus untuk dribbling, para freestyler sering mengadu skill mereka dalam pertandingan 0ne on one atau di Belanda lebih sering disebut “panna”. Panna adalah sejenis game adu dribel dalam sebuah lapangan kecil persegi panjang dan bergawang mini. Siapa yang paling banyak menipu lawannya dan mencetak gol dialah yang menang.

Di lapang yang sesungguhnya, para pemain bola juga sering melakukan trik-trik cantik untuk mengelabui lawan atau sekedar meghibur penonton. Inilah berbagai trik dan pemain yang biasa melakukannya:
1) Step over : kaki melangkahi bola berulang-ulang.


Pemain pengguna : C.Ronaldo, Robinho.


2) Flip-Flap : menyentuh bola dengan menggunakan kaki bagian luar, lalu menarik bola kembali ke depan.
Pemain pengguna : Ronaldinho, C.Ronaldo

3) Hocus Pocus : menyilangkan kaki untuk membuat gerakan tipuan.


Pemain pengguna : Ronaldinho, Totti
4) Rabona : menendang bola dengan menyilangkan kaki.
Pemain pengguna : C.Ronaldo, Maradona



5) Nutmeg : Bola melewati selangkangan lawan.
Pemain pengguna :kebanyakan pemain bola


6) Roulette de Zidane : Tubuh berputar ketika membawa bola
Pemain Pengguna : Zinedine Zidane



7) Rainbow : Mengangkat bola dengan tumit (double heel kick) untuk melewati lawan
Pemain Pengguna : Jay-jay Okocha, Ilhan Mansiz.